Dosen UIR Teliti Perubahan Arus Laut Halmahera dan Kaitannya dengan Iklim El Niño

Dosen Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Islam Riau (UIR), Prof. Dr. Husnul Kausarian, M.Sc., turut berkontribusi dalam penelitian internasional yang mengkaji perubahan arus laut di Laut Halmahera dan kaitannya dengan fenomena El Niño dan La Niña. Penelitian tersebut menganalisis bagaimana perubahan suhu, salinitas, dan tinggi permukaan laut memengaruhi sirkulasi serta perpindahan massa air di salah satu wilayah penting dalam sistem Arus Lintas Indonesia (Indonesian Throughflow).

Penelitian berjudul How the interannual and seasonal variability in connectivity to ITF and its relation to ENSO events in the Halmahera Sea: A modeling approach and observation ini diterbitkan dalam jurnal ilmiah Regional Studies in Marine Science, volume 94, tahun 2026. Kajian tersebut melibatkan delapan penulis dari sejumlah institusi, kampus baik dalam hingga luar negeri.

Untuk menganalisis dinamika laut, tim peneliti menggunakan model Coastal and Regional Ocean Community Model (CROCO) dengan data simulasi periode 2019 – 2023. Hasil pemodelan dibandingkan dengan data satelit dan pengamatan langsung melalui ekspedisi JALA CITRA 1 “AURORA” pada September 2021. Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi perubahan kondisi laut pada musim barat dan musim timur serta hubungannya dengan fenomena El Niño dan La Niña.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu permukaan laut pada musim barat secara umum berkisar 28,3–29,8 derajat Celsius, sedangkan pada musim timur perairan cenderung lebih sejuk. Peneliti juga menemukan perubahan arah dan kekuatan arus pada kedua musim, terutama selama fenomena La Niña kuat pada 2021. Pada musim barat, arus terlihat bergerak dari Arus Pesisir Nugini menuju Laut Halmahera, sementara pada musim timur arus melemah dan bergeser menuju Pusaran Halmahera atau Halmahera Eddy.

Lebih lanjut, temuan ini menambah pemahaman mengenai hubungan perubahan kondisi laut, fenomena iklim, dan sistem Arus Lintas Indonesia yang menghubungkan Samudra Pasifik dengan Samudra Hindia. Meski demikian, peneliti menekankan perlunya simulasi dengan rentang waktu lebih panjang dan tambahan data pengamatan untuk memahami variabilitas jangka panjang secara lebih menyeluruh. Penelitian ini menjadi salah satu kontribusi kajian oseanografi dalam memahami dinamika perairan Indonesia dan keterkaitannya dengan sistem iklim regional.(kh/hms)

Penulis : Muhammad Zinuddin Lubis (POLIBATAM), Song Hu (Shanghai University), Angga Dwinovantyo (BRIN), Ekoue Ewane Blaise Arnold (Shanghai University), Prof. Dr. Husnul Kausarian, M.Sc (UIR), Punyawi Jamjareegulgarn (KMUTT Thailand), dan Made Wedanta Suryadarma (IPB).

Sumber Artikel :

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2352485526000472

Sumber Gambar : analysis.netray.id

Share:

More Posts

Universitas Islam Riau Campus
Jl. Kaharuddin Nasution 113, Pekanbaru 28284
Indonesia

Telepon :  +62 761 674674
Faks :   +62 761 674834
Email : info[at]uir.my.id

© Universitas Islam Riau developed by SIMFOKOM

Jl. Kaharuddin Nasution 113,
Pekanbaru 28284
Riau - Indonesia

FOLLOW UIR

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Copyright © Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) - Universitas Islam Riau.
Developed by BADAN SIMFOKOM

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Skip to content